Seribu Masjid, Seribu Haha Hihi (Part Finale)
Seperti perjalananku sebelum-sebelumnya, aku selalu antusias jika sudah mencapai hari terakhir. Mungkin ini dianggap tidak normal bagi sebagian orang karena tujuan liburan adalah untuk bersenang-senang. Sedang aku kebalikannya, senang ketika telah pulang. Bukan tanpa alasan, aku punya pendapat sendiri tentang hal ini. Ketika siapapun pergi dari rumah dalam waktu yang lama, maka perjalanan itu sesungguhnya menjadi penegas jika tidak ada tempat ternyaman selain rumah sendiri. Memang tidak semua bisa setuju dengan pendapatku, lebih-lebih jika ada sekian faktor yang membuat rumah hanya menyenangkan untuk dibuat tidur, tidak lebih. Nah karena aku merasa rumahku adalah istanaku, selalu ada kegembiraan ketika bisa kembali ke sana. Seindah-indahnya tempat lain, senyaman-nyamannya kota lain, masih lebih menyenangkan tinggal di Ngantang. Karena jadwal pesawat siang, kami punya insentif untuk tidak terlalu terburu-buru. Maka, spare waktu yang tersedia kami gunakan sebagai perayaan tera...